Tampilkan postingan dengan label 3. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 3. Tampilkan semua postingan

Jumat, 31 Januari 2014

Sultan Selangor beri 3 sebab lantik Khalid sebagai MB

sinarharian
14 Mei 2013
Sultan Selangor Sultan Sharafuddin Idris Shah
Sultan Selangor Sultan Sharafuddin Idris Shah
SHAH ALAM - Sultan Selangor Sultan Sharafuddin Idris Shah hari ini memberikan tiga sebab mengapa baginda berkenan melantik Tan Sri Abdul Khalid Ibrahim sebagai Menteri Besar Selangor bagi penggal kedua selepas pilihan raya umum ke-13 (PRU13) pada 5 Mei lepas.

Setiausaha Sulit baginda, Datuk Mohamad Munir Bani dalam satu kenyataan berkata baginda berkenan melantik Abdul Khalid sebagai Menteri Besar sebab ketua-ketua parti komponen Pakatan Rakyat iaitu Pas, DAP dan PKR mengemukakan hanya satu nama iaitu Abdul Khalid sebagai calon menteri besar.

"Tan Sri Abdul Khalid Ibrahim juga memenuhi semua syarat yang diperlukan bagi jawatan Menteri Besar Selangor seperti mana diperuntukkan di bawah Undang-undang Tubuh Kerajaan negeri Selangor 1959," katanya.
Mohamad Munir berkata satu lagi sebab ialah Sultan Selangor berpendapat Abdul Khalid pernah menjadi menteri besar sebelum ini dan pengalamannya boleh membantu melicinkan pentadbiran kerajaan negeri.

Beliau menjelaskan bahawa kelewatan melantik menteri besar ialah kerana Sultan Selangor menunggu calon-calon menteri besar dikemukakan oleh ketiga-tiga parti itu.
"Di samping itu, Presiden PKR Datin Seri Wan Azizah Wan Ismail pernah menyatakan sebelum pilihan raya bahawa calon menteri besar tidak semestinya Abdul Khalid apabila PR memenangi Pilihan Raya Umum ke-13.

"Justeru itu, Sultan Selangor menunggu parti-parti komponen PR mengemukakan calon menteri besar dan akhirnya berpuas hati bahawa hanya seorang calon yang dikemukakan," katanya. - Bernama

Selasa, 03 Desember 2013

3 Senjata legendaris dari Jepang

1. Tonbogiri
Salah satu dari tiga tombak legendaris yang diciptakan oleh pembuat senjata terkenal, Masazane.

Dikatakan tombak ini di pegang dan digunakan oleh oleh Honda Tadakatsu. Tombak namanya berasal dari mitos bahwa ada capung mendarat pada mata pisau dan langsung dipotong dua. Jadi Tonbo (Jepang untuk "capung") dan giri (Jepang untuk "memotong"), menerjemahkan nama tombak ini sebagai "
Dragonfly Cutter / Cutting Spear / Pemotong Capung".





2. 
Kusanagi no Tsurugi
adalah pedang legendaris Jepang yang penting bagi sejarah Jepang dan sama pentingnya seperti sejarah pedang 
Excalibur bagi orang-orang britania, dan merupakan salah satu dari tiga Regalia Kekaisaran Jepang. Ini pada awalnya disebut Ama-no-Murakumo-no-Tsurugi ( "Sword of the Gathering Clouds of Heaven") tapi namanya kemudian diubah menjadi lebih populer Kusanagi-no-Tsurugi ( "Grass Cutting Sword").





3. 
Ame no nuhoko
atau disebut "heavenly jewelled spear" adalah nama yang diberikan kepada naginata yang dalam mitologi Jepang digunakan untuk meningkatkan massa tanah purba, Onōgoro-shima, dari lautan. Menurut Kojiki, para dewa Izanagi dan Izanami bertanggung jawab untuk menciptakan tanah pertama. Untuk membantu mereka melakukan hal ini, mereka diberi naginata dihiasi dengan permata, bernama Ame-no-nuboko. Kedua dewa kemudian pergi ke jembatan antara langit dan bumi, Ame-no-ukihashi ( "floating 
bridge of heaven"), dan bergejolak di bawah laut dengan naginata. Ketika tetes air asin jatuh dari ujung, mereka dibentuk menjadi pulau pertama, Onōgoro-shima. Izanagi dan Izanami kemudian turun dari jembatan dari surga dan membuat rumah mereka di pulau itu.

Huruf kanji yang digunakan di Ame-no-nuboko di ucapkan secara benar ame-(no)-numa-hoko, dengan Numa berarti "marsh, swamp, atau bog". Ini akan diterjemahkan sebagai "heavenly swamp spear".




Sumber : http://haxims.blogspot.com/2011/02/3-senjata-legendaris-dari-jepang.html

Sabtu, 30 November 2013

3 Hal Yang Terlewat Mahal di Jepang

 Kita tahu bahwa Jepang memang terkenal sebagai negara dengan biaya hidup yang tinggi. Tapi tampaknya beberapa hal sengaja dijual kelewat mahal disana. Berikut adalah 3 hal yang dianggap terlalu mahal oleh para turis asing yang sedang berkunjung ke Jepang…


1. Makan di Restoran

Meskipun ada banyak restoran menawarkan harga yang wajar karena krisis ekonomi, banyak turis mengatakan bahwa makan di restoran Jepang kelewat mahal. Keluhan utamanya adalah bahwa porsi yang dihidangkan terlalu kecil, sehingga harga totalnya akan lebih mahal bagi mereka yang biasa makan banyak.

2. Buah Melon

Disini, buah melon (dari kota Yubari) pernah terjual dengan harga 2,5 juta yen atau sekitar Rp. 250 juta. Hampir semua turis asing terkejut bukan main ketika melihat sepasang buah melon yang dijual dengan harga antara 10.000 sampai 30.000 yen.
Ternyata orang Jepang menganggap bahwa buah melon adalah buah eksklusif yang sangat cocok untuk diberikan sebagai hadiah kepada atasan, klien besar atau orang tua.

3. Tiket Bioskop

Mau nonton film di Jepang? Sebagai turis, sebaiknya gak usah. Harga rata-rata tiket bioskop di Amerika Serikat adalah $7,95 (sekitar Rp. 70.000). Di Indonesia, tiket bioskop dijual antara Rp. 35.000 sampai Rp. 50.000. Di Jepang, kita harus membayar minimal 1.800 yen atau sekitar Rp. 180.000 untuk sekali nonton.

Yup, itu adalah 3 hal yang menurut para turis kelewat mahal di Jepang. Sebenarnya ada banyak harga barang di Jepang yang dijual kelewat mahal, tapi karena mereka jalan-jalan sebentar, hanya itu yang mereka ingat dengan jelas. Apalagi yang melon itu.

sumber