Tampilkan postingan dengan label islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label islam. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Desember 2013

Kisah Seorang Jururawat Memeluk Islam



Seorang jururawat dari Amerika Syarikat bercerita mengenai perjalanannya memasuki agama suci kita, Islam.
Pertama kali aku mendengar bicara mengenai Islam ialah ketika sedang menonton satu program di TV. Aku ketawa mendengar apa yang diperkatakan oleh mereka.
Setahun selepas itu, sekali lagi aku mendengar tentang ajaran Islam. Kamu tahu di mana? Di hospital tempat aku bekerja.
Hari itu sepasang suami isteri datang membawa seorang wanita tua yang sakit tenat. Si isteri duduk di hadapan tempat dudukku memerhatikan aku menjalankan tugasku. Aku perhatikan dia benar-benar dalam keadaan resah. Sekali sekala dia mengesat air matanya yang tak henti-henti mengalir.
Acuh tak acuh aku bertanya kenapa dia begitu sedih dan menangis tak henti-henti? Katanya, dia dan suami datang dari jauh, mencari tempat untuk merawat ibu mertuanya. Sambil bercakap dia tidak reda menangis dan berdoa agar ibu mertuanya sembuh dan kembali pulih.
Aku tergamam. Kagum dan terkejut. Dia datang dari jauh bersama suami semata-mata bertujuan untuk merawat ibunya. Tiba-tiba aku teringatkan ibuku. Aku bertanya kepada diri sendiri, di mana ibuku? Sudah empat bulan aku tidak bertemu dengannya dan sampai saat ini aku tidak terfikir untuk menziarahinya. Itu ibuku sendiri, bagaimana pula kalau ibu mertuaku?
Sungguh. Aku benar-benar kagum melihat suami isteri ini, lebih-lebih lagi keadaan ibu sangat tenat, harapan untuk hidup dan sembuh terlalu tipis. Dan yang lebih mengkagumkan aku ialah si isteri. Apa masalah dia, walhal yang sakit ibu suaminya. Buat apa dia menyusahkan diri memberi perhatian kepada wanita tua yang bukan ibunya, pada hal dia seorang perempuan muda dan cantik? Kenapa?
Itulah persoalan yang berlegar di dalam benakku. Segenap ruang dalam fikiranku seoalah-olah dipenuhi persoalan itu sahaja! Aku bayangkan diriku berada di tempat wanita tua yang sedang bertarung dengan kematian itu. Alangkah bahagianya ku rasa! Alangkah beruntungnya wanita tua itu! Sungguh aku cemburu akan keberuntungannya! Suami isteri yang baik itu berada di sisinya sepanjang waktu. Panggilan telefon dari luar pula hampir tidak putus bertanyakan hal keadaan ibu tua yang sedang sakit tenat.
Suatu hari ketika aku masuk ke ruang menunggu, aku dapati si isteri sedang bersendirian di situ. Aku menggunakan kesempatan itu untuk bertanya beberapa soalan yang aku inginkan jawapannya. Aku begitu terpukau mendengar penjelasannya tentang hak ibu bapa di dalam Islam dan betapa Islam mengangkat darjat kedua-duanya serta bagaimana sepatutnya kita berinteraksi dan melayani kedua-dua ibu bapa.
Beberapa hari kemudian ibu tua pun meninggal dunia. Wanita muda dan suaminya menangis sekuat-kuatnya seperti kanak-kanak yang masih kecil.
Selepas itu keadaan suami isteri muda dan hak ibu bapa dalam Islam terus menghantui fikiranku. Aku menulis surat kepada sebuah pusat Islam meminta buku-buku mengenai hak ibu bapa dalam Islam. Setelah membacanya, aku hidup dalam mimpi indah yang tidak pernah pergi dari sisiku.
Aku bayangkan aku seorang ibu yang mempunyai anak-anak yang sangat menyayangiku, sentiasa mengambil berat tentang diriku dan berbakti kepadaku sehingga ke penghujung usiaku tanpa mengharap apa-apa balasan daripadaku. Dengan mimpi yang indah itu membuatkan aku terus mengisytiharkan keislamanku walaupun aku belum mengetahui apa-apa tentang Islam kecuali hak ibu dan bapa. Alhamdulillah aku telah berkahwin dengan seorang lelaki yang juga baru memeluk Islam dan kini telah dikurniakan beberapa orang anak yang aku sentiasa doakan kesejahteraan diriku..
Subhanallah...

Senin, 09 Desember 2013

Cara Berjilbab yang Benar menurut Islam

Bismillah.
Di transkrip dari sebuah video, dan berikut
Transkrip Dalam Bahasa Indonesia
Cara Berhijab (Berjilbab) yang Benar Menurut Al Qur’an dan As Sunnah
Assalamu’alaikum saudariku dalam Islam …
(00:18) Saya ingin mencoba menjadikan video ini sedetail mungkin insya Alloh, terutama bagi saudari-saudariku yang berjilbab dengan cara yang keliru sehingga menimbulkan kebingungan bagi saudari-saudari kita yang lain.

(00:27) Hijab (Jilbab) bukan sekedar selembar kain yang ditutupkan di atas kepala. Hijab bukan semata-mata penutup rambut seperti dianggap oleh banyak saudari dalam Islam. Pemahaman tentang hijab yang demikian adalah SALAH.

(00:36) Jenis “Hijab” (Jilbab) yang dipakai oleh kebanyakan saudari kita dalam Islam BERTENTANGAN dengan apa yang diperintahkan oleh Alloh dan utusan-Nya Shalallahu ‘alaihi wa Sallam kepada muslimah!

(00:44) Berikut ini adalah praktik haram yang telah berkembang luas saat ini di antara para muslimah…

(00:48) Jadi saudariku, jika kalian merasa telah menjalankan salah satu dari daftar haram dalam berjilbab berikut, segeralah mengubahnya, dan takutlah kalian terhadap Alloh!

1. ADA SEBAGIAN RAMBUT YANG TIDAK TERTUTUP
2. TELINGA ATAU SEBAGIAN TELINGA TERLIHAT
3. GIWANG TERSEMBUL DARI BALIK KAIN KERUDUNG
4. LEHER TIDAK TERTUTUP SELURUHNYA
5. DADA TIDAK TERTUTUP SAMA SEKALI ATAU HANYA TERTUTUP SEBAGIAN OLEH KAIN KERUDUNG
6. KAIN KERUDUNG DAN/ATAU PAKAIAN TIPIS SEHINGGA TEMBUS PANDANG
7. MENGENAKAN MAKE-UP
8. MENCABUTI BULU ALIS
9. MENGENAKAN WEWANGIAN (PARFUM)
10. MEMPERLIHATKAN PERHIASANNYA DARI BALIK HIJAB (MIS. KALUNG)
11. MEMPERLIHATKAN KAKINYA
12. MENGENAKAN PAKAIAN ALA BARAT ATAU PAKAIAN WANITA KAFIR DENGAN MENGENAKAN KERUDUNG
13. MENGENAKAN CELANA PANJANG / CELANA KETAT SEHINGGA MEMBENTUK LEKUK-LEKUK TUBUH
14. PAKAIANNYA TIDAK SELARAS DENGAN KESEDERHANAAN JILBAB/ABAYA
15. MENYASAK TINGGI ATAU MENYANGGUL RAMBUTNYA DI BALIK KAIN KERUDUNG SEHINGGA MENYERUPAI “PUNUK UNTA” ATAU IA MELETAKKAN SESUATU DI BALIK KAIN KERUDUNGNYA YANG MENYERUPAI “PUNUK UNTA”
16. ABAYA/GAMIS YANG DIKENAKAN TERLALU BANYAK HIASAN (PITA, PAYET, DAN BERBAGAI HIASAN LAINNYA)
17. WARNA HIJABNYA TERLALU CERAH SEHINGGA MENARIK PERHATIAN LAWAN JENIS
18. LENGAN DAN/ATAU PERGELANGAN TANGANNYA TERLIHAT
19. MENGENAKAN ALAS KAKI HAK TINGGI ATAU ALAS KAKI YANG MENIMBULKAN SUARA
20. BERJALAN DENGAN CARA YANG DIBUAT-BUAT AGAR MENARIK

Cara Berjilbab Modis Modern yang Benar menurut Islam

(02:31) Jika kalian mempraktikkan salah satu dari poin-poin yang disebutkan, segera hentikan karena adalah kewajiban bagi kalian untuk menghentikannya, karena sekarang kalian sudah tahu bahwa apa yang kalian lakukan adalah salah!

(02:39) ….dan jika kalian tidak melakukan salah satu dari poin itu, maka Alhamdulillah!!

(02:44) Tapi harap diingat saudariku, adalah kewajiban bagi kita untuk membantu dan menyarankan untuk kebaikan satu sama lain ketika seseorang melakukan kesalahan yang dilarang dalam agama kita.

(02:52) Semoga Alloh melindungi kita dan memelihara kita di jalan yang lurus. Amin Ya Mujibas Saliem!!

Sumber dari Ummu Jauza dan  Ummu Jundi Abdullah Di Cara berjilbab yang benar menurut islam.